Tampilkan postingan dengan label Script. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Script. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Desember 2010

Membuat Auto Konten Wordpress

Membuat Auto Konten pada Halaman Pencarian WordPress

Aku kadang bingung ketika searching di googlepada sebuah kata kunci tertentu, ketika aku mengunjungi link yang dirujuk google eh ternyata di situs tersebut hanya terisi : Anda mencari dengan kata kunci : ..bla..bla..bla . Tanp ak onten yang kucari ada di situs tersebut. Cari informasi, ternyata di situs yang ber CMS wordpress itu mengunakan trik Generate auto content searching. Nah ini dia nih tutorialnya :

Sebelum kita lanjutkan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada jevuska.com untuk Create Auto Generate Content on WordPress Search Page, menggunakan Google search API
Apa yang kita butuhkan ..?
Search Term Tagging 2 plugin
All in one SEO pack plugin
WP super cache plugin
recent Google searches widget plugin
DB cache reloaded plugin
kode pete warden ,  Anda dapat menemukannya di sini http://petewarden.typepad.com/searchbrowser/2009/09/why-i-switched-my-search-api-from-bing-to-google.html

Google search API key, Anda bisa mendapatkannya dari sini http://code.google.com/apis/ajaxsearch/signup.html

Instal dan aktifkan semua plugin, setting plugin  Search term tagging 2  dengan pengaturan ini.
memilih Ya, link to search page in Convert search terms into link,

Yes pada Display Count for each search terms,

Yes in add list automatically right after post content,

Yes in save popular search terms as tags ( monthly ). click save changes

klik simpan perubahan

Ok berikutnya, buka file search.php di tema wordpres Anda.
tambahkan kode ini di atas file search.php atau sebelum "<?php get_header(); ?><?php get_header(); ?>"

<?php
define(‘GOOGLE_API_KEY’, ‘CHANGE WITH YOUR GOOGLE SEARCH API KEY’);
function pete_curl_get($url, $params)
{
$post_params = array();
foreach ($params as $key => &$val) {
if (is_array($val)) $val = implode(‘,’, $val);
$post_params[] = $key.’=’.urlencode($val);
}
$post_string = implode(‘&’, $post_params);
$fullurl = $url.”?”.$post_string;
$ch = curl_init();
curl_setopt($ch, CURLOPT_SSL_VERIFYPEER, FALSE);
curl_setopt($ch, CURLOPT_SSL_VERIFYHOST, FALSE);
curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, $fullurl);
curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true);
curl_setopt($ch, CURLOPT_USERAGENT, ‘Mailana (curl)’);
$result = curl_exec($ch);
curl_close($ch);
return $result;
}

function perform_google_web_search($termstring)
{
$start = 0;
$result = array();
while ($start<50)
{

$searchurl = ‘http://ajax.googleapis.com/ajax/services/search/web?v=1.0′;
$searchurl .= ‘&key=’.GOOGLE_API_KEY;
$searchurl .= ‘&start=’.$start;
$searchurl .= ‘&rsz=large’;
$searchurl .= ‘&filter=0′;
$searchurl .= ‘&q=’.urlencode($termstring);
$response = pete_curl_get($searchurl, array());
$responseobject = json_decode($response, true);
if (count($responseobject['responseData']['results'])==0)
break;
$allresponseresults = $responseobject['responseData']['results'];
foreach ($allresponseresults as $responseresult)
{
$result[] = array(
‘url’ => $responseresult['url'],
‘title’ => $responseresult['title'],
‘abstract’ => $responseresult['content'],
);
}
$start += 8;
}
return $result;
}
if (isset($_REQUEST['q'])) {
$termstring = urldecode($_REQUEST['q']);
} else {
$termstring = ”;
}
?>

kemudian tambahkan kode ini sebelum "<php endif;??>"

<?php
function CleanFileNameBan($result){
$bannedkey = array(“key1″,”key2″,”key3″,”admin”,”porno”); //insert the unwanted keywords which you wanted to filter.
$result = str_replace($bannedkey, ”,$result);
$result = trim($result);
return $result;
}
function delete_special_characters($result) { //function for Delete all special characters on title
$result = strip_tags($result);
$result = preg_replace(‘/&.+?;/’, ”, $result);
$result = preg_replace(‘/\s+/’, ‘ ‘, $result);
$result = preg_replace(‘|%([a-fA-F0-9][a-fA-F0-9])|’, ‘ ‘, $result);
$result = preg_replace(‘|-+|’, ‘ ‘, $result);
$result = preg_replace(‘/&#?[a-z0-9]+;/i’,”,$result);
$result = preg_replace(‘/[^%A-Za-z0-9 _-]/’, ‘ ‘, $result);
$result = trim($result, ‘ ‘);
return $result;
}
function change_sign($result) { //function to change space ( ) to minus (-) on permalink title
$result = strtolower($result);
$result = preg_replace(‘/&.+?;/’, ”, $result);
$result = preg_replace(‘/\s+/’, ‘-’, $result);
$result = preg_replace(‘|%([a-fA-F0-9][a-fA-F0-9])|’, ‘-’, $result);
$result = preg_replace(‘|-+|’, ‘-’, $result);
$result = preg_replace(‘/&#?[a-z0-9]+;/i’,”,$result);
$result = preg_replace(‘/[^%A-Za-z0-9 _-]/’, ‘-’, $result);
$result = trim($result, ‘-’);
return $result;
}

?>

<?php $termstring = $s ?>

<?php if ($s!=”) {
$googleresults = perform_google_web_search($termstring);
//You can change <h4> code
print ‘<h4>Search Result ‘.$s.’</h4>’;
foreach ($googleresults as $result) {
print ‘<div>’;
print ‘<h4><a target=”_blank” href=”‘. get_settings(‘home’).’/search/’.change_sign(CleanFileNameBan(delete_special_characters($result['title']))).’”>’.CleanFileNameBan(delete_special_characters($result['title'])).’</a></h4>’;
print ‘<p>’.CleanFileNameBan(strip_tags($result['abstract'])).’</p>’;
print ‘<p style=”color:#666666″>’.$result['url'].’</p>’;
print ‘</div>’;
}
}
?>

Kemudian save  file search.php. Sekarang yang perlu Anda lakukan adalah ketik saja kata kunci bertarget Anda ke formulir pencarian di blog Anda selama beberapa hari. dan jangan lupa untuk membuat posting harian.

Senin, 29 November 2010

Belajar Membuat software sendiri

Belajar Membuat software sendiri - Ketika aku asik menggunakan software pembuat banner, aku berfikiran iseng-iseng : Gimana yah caranya membuat software ? Jago banget nih orang yang bikin software sampe bisa menciptakan tool untuk membuat banner. Akhirnya aku coba browsing, kali2 aja nemu panduan untuk membuat sotware. Eh ketemu juga disini , disini dan disini., Salah satu nya aku copas aja deh disini biar kalo satu waktu catatan ku hilang bisa diakses di blog gratisan ini :D

Membuat software komputer sendiri? Tentunya bayangan anda adalah pekerjaan seorang programmer yang ahli, pintar, berkacamata. Dia mengurung diri di laboratorium komputer, ditemani buku-buku panduan pemrograman yang tebal dan berdebu. Lalu kita membayangkan ribuan baris kode program yang ruwet, ribet dan sulit dipahami.
Stop! Anda salah. Sekarang sudah banyak tool atau alat pemrograman yang sangat memudahkan proses pembuatan software. Tool ini biasanya dalam bentuk IDE (Integrated Development Environment). Melalui IDE kita dapat menulis kode program, merancang interface, mengkompilasi, dan membuat file executable dari software yang kita buat.

Software IDE yang sangat populer dan sering saya gunakan dalam membuat software adalah Borland Delphi. Semua proses desain interface software sangat mudah dibuat di Delphi. Kita tinggal klik dan tempatkan komponen seperti tombol, textbox, label dan lainnya di tempat yang kita inginkan. Ingin belajar Delphi dari dasar, silakan download di sini.
Urutan membuat software atau programming menggunakan IDE Delphi adalah:

  1. Merancang interface
  2. Menulis kode program
  3. Mengkompilasi kode program untuk mencek kesalahan
  4. Me - build kode program menjadi file executable (.exe) yang siap pakai.

Syarat utama belajar Delphi adalah memahami bahasa Pascal. Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer tingkat tinggi. Dengan pascal sebagai bahasa, kita dapat berkomunikasi dengan komputer dan menyuruhnya melakukan berbagai instruksi yang kita buat. Untuk belajar bahasa Pascal silakan downlod di sini.

Mari kita belajar membuat program aplikasi komputer sendiri. Jika sudah mahir tentunya anda dapat membuat software yang bisa di jual atau ikut jadi programmer freelance. Menurut para pakar IT, treen perusahaan-perusahaan besar ke depannya adalah meng-outsourcing-kan berbagai project mereka.

Lihat saja, India. Negerinya Shah Rukh Khan ini telah mendulang devisa yang sangat besar dari proyek outsourcing. Konon kabarnya, raksasa software dunia, Microsoft Corp menyerahkan bagian-bagian project software yang sulit untuk dikerjakan oleh para programmer India.

Stop jadi konsumen, mari kita jadi produsen.
NB: Programming adalah pekerjaan murah meriah, cukup bermodalkan seperangkat komputer, trus sambil tiduran makan kacang goreng plus dengar MP3 kita bisa menghasilkan uang.

Sumber Artikel

Sabtu, 27 November 2010

cara meng on kan register global

cara meng on kan register global - Sebetulnya telah lama mau membikin hal ini, banyak situs yang dibuat dari script bisnis internet indonesia seperti klikabadi or gempar atau endonesia.com banyak digunakan oleh klien  hosting. banyak  yang protes pada saya kalau pihak hosting tak dapat dipakai untuk script kreasi beliau-beliau ini. Nah dapat kami terka, sejak PHP5 diluncurkan, register_global memang di defaulf-kan off.. soo buat script-script yang mewajibkan register_global on, pada settingan dasar web hosting.. memang tidak mampu beroperasi sebagaimana mestinya.

    * Berikut saya gambarkan beberapa tanda-tanda gejala register global :
    * Aplikasi dapat berjalan bagus di localhot, tetapi sesudah diupload tidak bisa login dan register dll.
    * Tidak dapat upload file, padahal dilocalhost ataupun hosting terdahulu bisa .
    * Kami dulunya menggunakan phptriad, tetapi setelah ganti ke appserv koq script nggak bisa jalan
    * Serta masih banyak lagi deh.. :D

Nah pada waktu anda memperoleh kejanggalan di situs anda contohnya tak bisa login padahal username yang anda masukkan telah betul, dapat anda periksa di phpinfo.. kemungkinan aja ini merupakan masalah register_global.. silahkan upload file phpinfo ke web hosting anda dan buka di browser. bikin file info.php dengan notepad serta isi dengan :

<?

phpinfo();

?>

Sesudah itu buka dengan browser domainkamu.com/info.php, cari variable apakah betul register_globalnya of, jika of coba saja di on kan dan periksa lagi situs anda apakah dapat beroperasi dengan benar. Kemudian bagaimana cara meng-on kan register_global? Ada beberapa metode :

   1. Upload file php.ini ke seluruh direktori yang ada sessionnya

yang berisi :

register_globals= ON <= Jika Akan Di ON kan

atau

register_globals= OFF <= Jika Akan Di OFF kan

   2. Upload file .htaccess ke root direktori web anda . Isinya :

php_flag register_globals on


   3. Minta admin hosting on kan register_globalnya  .

Tetapi pada faktanya ada alasan dibalik php5 buat men defaultkan register_global off, saya membaca beberapa tulisan karena untuk alasan keamanan (tentang variable katanya :P ). Berdasar pengalaman sampai saat ini, ada beberapa web saya yang masih memakai register_global on. tapi masih aman hehehe. Mudah-mudahan dapat menolong.

http://oksigen.net/website-tidak-bisa-menangkap-variable-karena-register-global.html